Air Terjun Riam Dait
Air Terjun Riam Dait: Keajaiban Tujuh Tingkatan Alam Kalimantan Barat
4/28/20263 min read
Di tengah hutan hujan tropis yang lebat dan masih alami di Kabupaten Landak, terletak sebuah permata alam yang menawarkan pengalaman luar biasa bagi setiap pengunjung yang berjiwa petualang. Air Terjun Riam Dait, yang juga dikenal sebagai Curug Rombo Dait atau Air Terjun Remabo, bukan sekadar air terjun biasa — keindahannya terdiri dari tujuh tingkatan air terjun yang mempesona, menjadikannya salah satu destinasi alam terunik di Kalimantan Barat.
Sebuah Perjalanan ke Tengah Keindahan
Perjalanan menuju Air Terjun Riam Dait sudah seperti prelud dari sebuah petualangan epik. Dari Pontianak, Anda harus menempuh perjalanan darat selama ±6 jam menuju Desa Sekendal di Kecamatan Air Besar. Jalanan sepanjang rute ini berliku dan menembus sudut terpencil pulau Kalimantan, namun setiap kilometer dialasi panorama hutan hujan, pepohonan rimbun, dan udara yang semakin segar seiring bertambahnya jarak dari peradaban. Bahkan, beberapa tramo perjalanan membutuhkan kendaraan dengan sistem penggerak 4 roda karena kondisi jalan masih belum tertata.
Setibanya di lokasi parkir dekat pintu masuk, Anda akan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau kendaraan ringan melalui jalur tanah. Setelah sekitar 30 menit berjalan, Anda akan mulai mendengar gemuruh air yang menandakan bahwa petualangan sudah dekat dengan klimaksnya.
Pesona Tujuh Tingkat Air Terjun
Yang membuat Air Terjun Riam Dait sangat istimewa adalah kenyataan bahwa ia memiliki tujuh tingkatan air yang mengalir turun dari ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut. Tingkat pertama merupakan yang tertinggi, dengan ketinggian mencapai ±60 meter. Setiap tingkatnya kemudian berkisar antara 20–30 meter, dan masing-masing menunjukkan karakteristik yang berbeda — mulai dari curahan air yang lebar dan kuat hingga jeram-jeram kecil yang lebih lembut.
Keempat, kelima, hingga ketujuh merupakan tantangan bagi siapa pun yang ingin mendakinya — Anda akan melewati jalur berbatu, area trekking sulit, dan lintasan yang terkadang menuntut ketahanan fisik. Namun, kenikmatan tiada tara menanti di puncak. Bentangan alam dan panorama bawah air terjun yang menakjubkan akan menjadi hadiah dari setiap langkah yang Anda lalui.
Keunikan Lainnya: Pasir Putih di Tengah Rimba
Salah satu fenomena langka yang membedakan Riam Dait dari air terjun lain di Indonesia adalah hadirnya hamparan pasir putih di bawah setiap kolam air terjun. Fenomena ini seolah membawa nuansa pantai ke tengah hutan tropis. Di beberapa titik, Anda bahkan bisa merasakan sensasi camping di tepi pantai, mendengar deburan air sambil beristirahat di atas pasir halus yang terbentuk secara alami dari proses erosi dan sedimentasi ribuan tahun.
Ragam Aktivitas yang Menantang dan Menenangkan
Beragam aktivitas dapat Anda lakukan saat berkunjung ke Air Terjun Riam Dait. Mulai dari:
Bersantai di Tingkat Pertama: Di sini terdapat gazebo dan jalur lintasan yang mudah, cocok untuk pelancong yang ingin menikmati keindahan tanpa terlalu banyak trekking.
Trekking ke Tingkat Lebih Tinggi: Bagi yang menyukai tantangan, menaklukkan tiga hingga tujuh tingkat air terjun adalah pengalaman yang luar biasa.
Camping di Kaki Air Terjun: Para pengunjung juga bisa mendirikan tenda di area camping, membuat malam terasa seperti camping di tepi pantai dengan hutan hujan sebagai latar belakangnya.
Mandi di Kolam: Kejernihan airnya sangat terjaga sehingga Anda dapat mandi langsung di kolam dan bahkan minum airnya tanpa khawatir.
Keadaan dan Kehidupan Alam Sekitar
Lingkungan sekitar Air Terjun Riam Dait masih sangat alami dan asri. Pepohonan raksasa, lumut berwarna hijau segar, dan beragam flora dan fauna khas hutan Kalimantan menyambut pengunjung. Tidak jarang Anda akan bertemu dengan berbagai jenis kupu-kupu eksotis, burung endemik, hingga monyet di pepohonan. Karena letaknya yang jauh dari perkotaan, kawasan ini juga menjadi tempat konservasi penting bagi banyak ekosistem perairan dan spesies langka.
Akses dan Tips Perjalanan
Untuk mencapai lokasi Riam Dait, perjalanan dari Kota Pontianak membutuhkan waktu sekitar 5–6 jam. Rute menuju Kabupaten Landak didominasi oleh jalanan beraspal hingga daerah Serimbu. Perjalanan kemudian berlanjut melalui jalan berbatu dan tanah yang terkadang menjadi licin saat hujan. Disarankan bagi pengunjung agar membawa kendaraan dengan kondisi baik, perlengkapan hiking, bekal pangan cukup, dan pakaian ganti. Tidak ada banyak sarana umum di lokasi, kecuali fasilitas dasar seperti gazebo, toilet, dan warung kecil kebanyakan berada di tingkat pertama.
Harga dan Informasi Penting
Untuk memasuki kawasan Air Terjun Riam Dait, tiket masuk relatif terjangkau. Harga retribusi dipatok sekitar Rp10.000 per kendaraan. Namun, jika ingin menikmati pendakian tingkat lebih tinggi dan paket trekking serta camping, biaya bisa lebih tinggi tergantung durasi dan jumlah peserta.
Pelestarian dan Pemberdayaan Masyarakat
Menariknya, pengelolaan wisata Air Terjun Riam Dait kini melibatkan partisipasi langsung masyarakat desa setempat. Masyarakat Sertenda telah dilatih untuk mengelola fasilitas umum seperti toilet, area parkir, dan penginapan sederhana. Mereka juga memasarkan produk lokal sebagai oleh-oleh wisatawan, sehingga pariwisata tidak hanya membawa keuntungan bagi para pelancong, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi setempat.
Baca Juga : Program opentrip Bromo start Malang menawarkan perjalanan wisata yang praktis dan terjadwal menuju Gunung Bromo. Peserta akan dijemput dari Malang, kemudian mengunjungi spot ikonik seperti Spot Sunrise Penanjakan, Lautan Pasir, dan Kawah Bromo. Paket ini cocok bagi wisatawan yang ingin berpetualang tanpa repot mengatur transportasi sendiri.
@ Copyright 2025 newspelita.com
